Archive | Juni 2010

Let (him/her) go or never..

If you love somebody, let them go, for if they return, they were always yours.

If they don’t, they never were.

-Kahlil Gibran (taken from ihatequotes’s tweet)

Good quotes for your possessive partner πŸ™‚

Iklan

‘lil quotes for Worldcup 2010 :)

Life is like a football match..

try hard to dribble your ball and make a goal through your rival until the match over,

then you will see you are the winner of the match..

Make a goal for your life :)

Make a goal for your life πŸ™‚

Bali,,i’m yours :)

Sorry, random things (again) kekeke.. :p

today is sunday. And that means..within 2 days i must leave surabaya for 2 months..

Yes, i must go to Bali for some college task..

Arggh!! awalnya sih dulu aku seneng banget bakal ke Bali buat kerja praktek di salah satu konsultan perencanaan di Bali..

i’m wondered, there must be so much fun in Bali, but today i feel so weird..

Berhubung aku gak pernah sama sekali ninggalin Kota Surabaya dari lahir sampai setua ini kecuali untuk liburan, tentu aja aku ngerasa aneh banget ngebayangin bakalan gak ngeliat kota panas dan penuh kemacetan ini selama 2 bulan :(.

Sedangkan di Bali, bayangin disana bakal ngekost dengan kondisi kost-an yang aku gak tau sampe sekarang gimana keadaannya, bayangin harus cari makan sendiri, bayangin harus cuci baju sendiri, bayangin harus atur duit sendiri, bayangin g ada internet unlimited kayak dirumah..arghh bayanginnya aja udah ngeri banget 😦

But hey! stop thinking of bad condition kipty!

Kalo disana bakal dapet kost-an yang keadaannya kacau, berarti akuΒ  akan belajar untuk beradaptasi dengan lingkungan baru yang gak selalu baik..

kalo disana aku harus cari makan sendiri, berarti aku bebas nentuin pengen makan apa seenak perut πŸ˜€

kalo aku harus cuci baju sendiri, aku bakal belajar susahnya cuci baju dan gak bakal gampang masukin baju ke cucian meskipun cuman dipake selama 1 jam kayak waktu dirumah..

kalo aku harus atur duit sendiri, artinya aku bakal belajar buat mengatur keuangan yang sampe sekarang susah banget buat aku lakuin..

kalo gak ada internet unlimited kayak dirumah….hemm kalo ini sih susah cari dimana baik nya hahaha XD

Dan hey, ternyata banyak hal baik dibalik semua ke-ribet-an ku di Bali nanti. Aku bisa lebih mandiri dan tentu saja yang paling penting: aku dapet pengalaman baru yang priceless banget lah. Dan satu lagi, untungnya disana aku gak sendirian πŸ˜€ , ada 7 temenku yang bakal bersusah senang bersama disana.

And yes, i’m sure there will be A LOT OF FUN in BALI πŸ™‚

Bali..waiting for US :)

Bali..waiting for US πŸ™‚

Fighting!! πŸ™‚

Movie this month

akhirnya UAS (Urusan akhir semester) berakhir juga πŸ˜€ semua tugas yang memilukan terkumpul dan akhirnya kami bisa bersenang2 :cheers:

abis ngumpulin tugas..sudah gatel lah ini mata pengen nonton film..secara hampir 1 bulan g nyentuh tiket 21 sama sekali..:)

dan akhirnya dengan pilihan yang sangat sulit, kuputuskan buat nonton 2 film dari seluruh film (yg konon pada bagus2 semua) di bawah ini:

Prince Of Persia

Yoss! ni film Bagus bgt dah..two thumbs up..

dari segi cerita, skenario and leason learned nya top abis dah..

highly recommended πŸ˜€

cuman yg bikin sayang sih kadang-kadang grafisnya kurang bagus..masih kayak game..haha. Sama satu lagi, itu si Jack Gyllenhaal kok ya gak pantes banget mukanya buat main di film kolosal macem gini. Muka nyo rocker abis dah!! πŸ˜€ cuman seperti biasa, selalu salut dengan akting nih orang di film manapun πŸ™‚

Film kedua yang ditonton:

Karate Kid

one thumb up deh buat film ini. Meskipun di awal ceritanya terlalu berbelit dan gak to the point, but overall ni film cukup bagus kok. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil, tipikal film chinese dah..penuh filosofi πŸ™‚

Benernya masih banyak film yang pengen ditonton..tapi apa daya, udah g ada waktu (dan biaya) lagi :p

Blog = Curhat ??

Apakah arti blog menurut kalian?

Apa aja sih yang kalian posting di blog kalian?

kalo menurut aku sih..blog adalah sebuah catatan pribadi yang dipublish melalui internet. Kalo melihat isi dari blog yang berkualitas adalah blog yang mempublish segala posting-an yang bisa memberikan informasi, inspirasi, lelucon dan pengetahuan kepada orang yang membacanya.

Itu hanya gambaran sebuah blog yang ideal menurut aku. setiap orang bebas mau nulis apa aja di blog mereka asal tidak menyangkut SARA, pornografi dan hal-hal tidak senonoh lainnya. Hanya saja, kadang beberapa orang kurang mengerti batasan dari apa yang mereka tulis di blog..yapp yaitu sebuah curhatan.

Pasti gak jarang kan baca sebuah blog yang isinya curhatan cinta (mostly), keluarga, sahabat dan lain-lain. Sebenarnya bebas-bebas aja sih mereka pada mau nulis apa, cuman yang aku heran.. apa mereka udah mikir dulu yah sebelum posting kalo tulisan mereka itu bakal dibaca oleh orang-orang yang gak mereka kenal dan belum tau siapa kalian. Bahkan bisa aja tulisan kalian (yang biasanya) cuman berupa emosi sesaat itu bakal dibaca oleh orang yang sering kali disebut secara gamblang di tulisan tersebut.

woow..pastinya bukan nyelesaiin masalah malah nambah masalah deh..:D

So, jaga deh semua omongan (tulisan lebih tepatnya) di semua tempat yang bisa diakses oleh semua orang. Karena semua perkataan anda adalah bentuk dari bagaimana anda diri anda sebenarnya. Lebih bagus kan posting tulisan yang bisa ngasih inspirasi, bikin ketawa, ngasih informasi dan manfaat lain yang jauh lebih banyak dibandingkan baca tulisan curhat anda yang mungkin bisa menimbulkan beribu persepsi dari orang-orang yang belum mengenal anda.

Keep posting πŸ™‚

My random things about Worldcup 2010-day 2

sampe nulis di blog gara2 kegirangan πŸ˜€

pertandingan korsel vs yunani di babak penyisihan group B world cup 2010 akhirnya dimenangkan oleh kore dengan skor:

2 – 0

hahaha..girang nya g tanggung2 dah..

secara dari semua pertandingan yg telah berlangsung di hari pertama (dan semua berakhir seri) akhirnya korea jadi tim pertama yang berbuah kemenangan..

overall dari pertandingan..aku ngeliat korsel maennya kompak bgt dan gak merasa diatas angin meskipun udah berhasil mencetak goal di menit ke 7 (oleh lee jung-soo)..

lain halnya di kubu yunani, dari awal pertandingan mereka udah meng-underestimate korsel. Keliatan dari cara maen mereka yang terlalu nyantai, tapi setelah korsel berhasil mencetak goal mereka langsung bermain dengan terburu-buru.

Saat park chu young membuka kesempatan hasil operan dari park ji sung dan hampir mencetak goal, si kiper yunani malah marah2 ke bek mereka. Padahal harusnya merka kan 1 tim, bukannya ngasih semangat malah tarik2an baju segala haha..

Dan berkat kekompakan dan kestabilan permainan..akhirnya Korea berhasil mencetak goal lagi oleh Park Ji Sung di babak ke dua (yayy! saya loncat2 kegirangan kayak orang gila waktu park ji sung nge goal-in, secara idola saya getoh! :D). Skor bertahan 2-0 sampai akhir pertandingan dan Korsel dapet 2 poin untuk pertandingan ini πŸ™‚

Leason learned yang aku dapat dari nonton pertandingan ini adalah: jangan pernah anggap remeh orang yang (dulu) pernah kamu kenal, karena bisa aja orang itu telah tumbuh menjadi seorang yang hebat dan lebih matang dari yang pernah anda kenal sebelumnya.

*note: semoga Korsel bisa lolos babak penyisihan group tahun ini dah..minim juara 2 ( g bisa munafik minta juara 1, di group B ada sang raksasa argentina sih :p). Gak mau lagi deh ngeliat korsel gak lolos lag kayak 2006 lalu..bisa suntuk seminggu dah.. :p

Good luck for you all :DGood luck Taegukjeonsa ν™”μ΄νŒ…!! πŸ˜€

SKALA LIKERT DALAM TEKNIK EVALUASI PERENCANAAN

Skala likert adalah suatu skala psikometrik yang digunakan dalam kuesioner dan merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan dalam evaluasi suatu program atau kebijakan perencanaan. Skala linkert pertama kali dikembangkan oleh Rensis Likert pada tahun 1932 dalam mengukur sikap masyarakat. Dengan Skala Likert, variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan Skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif, yang dapat berupa kata-kata antara lain: Sangat setuju (SS), setuju (S), netral (N), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS).

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Sedangkan pada evaluasi, skala likert digunakan untuk:

  • Menilai keberhasilan suatu kebijakan atau program
  • Menilai manfaat pelaksanaan suatu kebijakan atau program
  • Mengetahui kepuasan stakeholder terhadap pelaksanaan suatu kebijakan atau program
  • dll

Dalam penerapan skala likert ini, terdapat kelebihan dan kekurangan yang dimiliki antara lain:

Kelebihan:

  • Mudah dibuat dan di terapkan.
  • Terdapat kebebasan dalam memasukan pertanyaan- pertanyaan, asalkan sesuai dengan konteks permasalahan.
  • Jawaban suatu item dapt berupa alternative, sehingga informasi mengenai item tersebut diperjelas.
  • Reliabilitas pengukuran bisa diperoleh dengan jumlah item tersebut diperjelas

Kekurangan:

  • Karena ukuran yang digunakan adalah ukuran ordinal, skala Likert hanya dapat mengurutkan individu dalam skala, tetapi tidak dapat membandingkan berapa kali satu individu lebih baik dari individu yang lain.
  • Kadangkala total skor dari individu tidak memberikan arti yang jelas, karena banyak pola respons terhadap beberapa item akan memberikan skor yang sama. Adanya kelemahan di atas sebenarnya dapat dipikirkan sebagai error dari respons yang terjadi

Prosedur dalam membuat skala Likert adalah sebagai berikut:

  1. Peneliti mengumpulkan bahan-bahan yang relevant dengan masalah yang sedang diteliti
  2. Menyusun Blue Print untuk memandu penyusunan alat ukur
  3. Membuat item-item yang akan diuji sesuai dengan panduanUji coba item kepada sekelompok responden yang cukup representatif dari populasi yang ingin diteliti. Responden di atas diminta untuk mengecek tiap item, apakah ia menyenangi (+) atau tidak menyukainya (-). Respons tersebut dikumpulkan dan jawaban yang memberikan indikasi menyenangi diberi skor tertinggi. Tidak ada masalah untuk memberikan angka 5 untuk yang tertinggi dan skor 1 untuk yang terendah atau sebaliknya. Yang penting adalah konsistensi dari arah sikap yang diperlihatkan. Demikian juga apakah jawaban β€œsetuju” atau β€œtidak setuju” disebut yang disenangi, tergantung dari isi pertanyaan dan isi dari item-item yang disusun.
  4. Setelah item di uji coba kepada responden, lalu diuji tingkat validitas dan reabilitas dari item-item tersebut. Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkatan kevalidan atau kesa hihan suatu instrumen sedangkan reliabilitas merupakan penilaian tingkat konsistensi terhadap hasil pengukuran bila dilakukan multiple measurement pada sebuah variabel suatu alat ukur dikatakan reliabel jika alat ukur tidak berubah.

Uji Validitas

Uji validitas dilakukan dengan metode Pearson yaitu dengan mengkorelasikan skor item kuesioner dengan skor totalnya. Langkah-langkah pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

  • Menghitung dan menjumlahkan skor tiap subyek
  • Mengkorelasikan skor tiap-tiap item dengan skor total yang diperoleh setiap subyek
  • Nilai r hitung dibandingkan dengan r tabel. Pilihlah item yang r hitungnya positif dan lebih besar dari r tabel
  • Biasanya dapat juga menggunakan patokan r minimal 0,3
  • Buang item yang r hitungnya kurang dari r tabel atau kurang dari 0,3 dan hitung kembali korelasinya hingga r hitung semua item lebih dari r tabel atau lebih dari 0,3
  • Item yang memiliki nilai r hitung >0,3 maka item tersebut dinyatakan valid

Uji Reabilitas

Metode yang dapat digunakan pada uji reabilitas adalah metode Croncbach’s Alpha. Penghitungan Cronbach’s Alpha dilakukan dengan menghitung rata-rata interkorelasi diantara butir-butir pernyataan dalam kuesioner. Variabel dinyatakan reliabel jika alphanya lebih dari 0,3.

6. Setelah item terpilih didapatkan, maka langkah selanjutnya adalah penskalaan respon. Penskalaan respon merupakan prosedur penempatan sejumlah alternatif respon tiap item pada suatu kontinum kuantitatif sehingga didapatkan angka sebagai skor masing-masing alternatif respon

7. Teknik Skoring

Setelah nilai tiap faktor diketahui maka dilakukan teknik skoring. Teknik skoring dilakukan untuk memperoleh data kuantitatif. Tahapan dalam terbagi menjadi 4 tahap yaitu :

  1. Pentabulasian hasil kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
  2. Penyesuaian nilai dari tiap-tiap faktor dengan skala pengukuran likert yang digunakan.
  3. Menghitung nilai indeks dari tiap-tiap faktor, dengan cara masing-masing jawaban dikalikan dengan bobot/skoring jawabannya.
  4. Hasil skoring dikembalikan lagi pada nilai skala respon untuk menghasilkan interpretasi

Skala likert hanya salah satu teknik dalam evaluasi perencanaan dan masih banyak lagi teknik analisa yang dapat dipergunakan.

Baca Lanjutannya…